Pages

Selasa, 06 Mei 2014

Chunking Ibadah

Bismillah...

Allahumma Sholli Wassallim Wabaarik 'alaihi

Alhamdulillah, beberapa pekan ini selalu di kasih kesempatan untuk terus belajar, belajar dan belajar. Untuk sekedar mengingat dan mengingatkan, maka saya bertekad untuk sharing setiap mendapat materi baru dan belajar kembali pada media ini. Khususnya belajar menulis.

Chunking Ibadah

Sebuah istilah baru dalam kosakata kamus saya, Chunking ibadah itu melakukan aktivitas ibadah ketika sedang melakukan urusan dunia, tetapi berbeda dengan multi tasking yang melakukan dua aktivitas sekaligus. Chunking Ibadah merupakan bagian dari cara mengurangi dominasi dunia agar hidayah tidak terhalang setelah 1. Belajar melupakan dunia, khususnya saat beribadah, 2. Ketika terfikir dunia dalam shalat, pikirkan yang global saja dan jangan di-detailkan. Karena salah dua yang menjadi pengahalang hidayah itu adalah belum bertaubat dan masih dikuasai hawa nafsu.

Senin, 28 April 2014

Great Moment -Kultum Supermentor-

Bismillah

Kultum yang sangat spektakuler ini di buka oleh seorang Duta Besar Indonesia  untuk Amerika Serikat (2010-2013) Beliau biasa di sapa dengan Pak Djalal, Beliau menyebutkan untuk saat ini dunia telah dipimpin oleh orang-orang yang biasa tapi bisa melakukan hal yang luar biasa, like Khairul Tanjung yang dulunya pedagang biasa, Yohanes Surya, Ciputra, Trimumpuni, dll yang mereka bisa success di bidangnya masing-masing. Keberadaan kultum supermentor ini merupakan salah satu kontribusi mereka untuk terus melakukan perubahan dan memenuhi kewajiban untuk berbagi etos dan kiat meraih kesuksesan.

Kamis, 03 April 2014

First Track -Papandayan- PART I

Bismillah....

Sudah lupa mulai darimana.. hari demi hari selama lebih dari sebulan ini hanya ku lalui di depan komputer, atau hanya sekedar memainkan handphone untuk memastikan bahwa costumer terlayani dengan baik..

lalai menulis..
lalai membuka blog..

tapi eksis di dunia facebook, apalagi untuk mantengin ittenary liburan yang diadain oleh berbagai komunitas ataupun perorangan...

Alhamdulillah, di tanggal merah NYEPI kemarin 31 Maret 2014, diri ini berani minta izin untuk mbolos di hari sabtu, keinginan yang terpendam untuk menjejakkan kaki di puncak gunung, dimana pun ittu, kini telah ku awali dengan mendaki PAPANDAYAN yang terletak di Cisurupan Garut.

Selasa, 07 Januari 2014

Menjajak Pantai Perawan di Tulungagung “Sanggaria Beach”

Hari ini aku merasa semakin dewasa, tapi bukan berarti aku menjadi orang yang selalu siaga kala rintangan melanda. Aku hanya semakin merasa jika tanggungjawab ini tak lagi mudah dan simple seperti hari kemarin.

“Tak hanya Sanggaria Beach yang bisa dapat julukan pantai yang masih perawan, cintaku pun masih perawan-karna cintaku kini hanya akan ku berikan saat Ijab dan Kabul tertunaikan”

Sabtu, 28 Desember 2013

Let's Trip and Study to Pare

“Kita tak perlu menyalahkan orang lain untuk kehidupan kita saat ini, dan kita pun harus tetap menerima nasib di masa mendatang sesuai dengan apa yang kita usahakan saat ini.”

Sering kali tak pernah bisa memahami akan hidup yang kita terima saat ini, usaha dan do’a terus menemani setiap langkah kaki ini, tapi terkadang diri ini masih merasa terkungkung dalam sebuah realita yang tak bisa dipahami, Untunglah bahwa kita diajarkan untuk terus bersyukur dengan apa yang kita dapatkan sehingga tak pernah diri ini merasa iri hati. Just fokus untuk memperbaiki diri dan mensolehkan hati.

Senin, 09 Desember 2013

My House My Everything


Buatku….
Rumahku segalanya buatku, disana aku bisa melakukan semua hobiku, mulai dari gardening, memancing, cooking, dan membaca buku mengahadap hamparan sawah yang mempesona dan seringkali membuatku merasa ada.
Terlebih disana ada seorang umi yang selalu membuatku merasa berharga karena memilkinya disisiku, umi sudah bagaikan alarm lagi untukku melaksanakan shalat tepat waktu dan mengingatkanku untuk selalu bangun di tengah malam dan dzuha di pagi hari. Tak hanya itu, sosoknya selalu membuatku sangat istimewa, selalu ada do’a dan air mata saat mengantar kepergianku untuk 1 minggu, 1 bulan, ataupun 3 bulan. Selalu ada air mata setelah shalat lima waktu dipanjatkan. Seringkali aku terenyuh ketika menyaksikan sosoknya bersimpuh dan memohonkan ampun untuk seluruh keluarganya, sosoknya selalu mematikan lampu ketika aku sudah tertidur atau hanya menyematkan selimut jika aku lupa mengenakannya. Terlebih saat senin dan kamis tiba, sering kali aku melihat sosoknya sibuk di dapur di pagi hari, siang hari, dan sore hari untuk memastikan bahwa seluruh anggota keluarga makan dengan teratur padahal beliau sendiri sedang berpuasa… Subhanallah

Rabu, 06 November 2013

The First 'Ngaleut' Jakarta

“Aleut” merupakan sebuah kosakata sunda yang berarti beriringan, berbarengan, atau bersama-sama. Biasanya dengan menggunakan istilah ‘ngaleut’. Ditahun ke-3 ketika kuliah di Bandung sekitar tahun 2012 akhir, aku baru mengenal sebuah ‘komunitas Aleut’ yang setiap minggu sering kali ngajak ‘ngalet’ atau jalan-jalan bareung di sekitar Bandung. Karena aku merasa tidak akan lama di Bandung, aku berusaha sekuat tenaga untuk memahami seluk beluk tentang destinasi wisata yang di Bandung, mencoba memahami sebaik mungkin setiap ruas jalan yang ada di Bandung walau hanya mengandalkan angkutan umum atau tebengan temen-temen. Begitupun dengan wisata sejarah, aku selalu menikmati perjalanan di Jl. Braga walau hanya sebatas menghabiskan waktu weekend saja, pernah juga maksa teman-teman untuk menemaniku jalan di Tegal lega padahal belum tahu disana mau ngapain, atau hanya iseng untuk singgah di makam pahlawan saat aku harus ngumpul di Sadang Tengah.